Pendidikan Luar Sekolah: Ajang Diri Kembangkan Kreasi

Ada sebuah cerita, tentang seorang anak perempuan yang hebat yang masih duduk dibangku sekolah dasar, yah sebut saja namanya Ai (jadi tokoh kartun nih). Ai selalu menjadi juara kelas di sekolah sejak kelas pertama. Bila disodorkan soal-soal matematika padanya, serasa bertanya pada kalkulator, Ai akan menjawab soal-soal itu secepat tegukan minuman. Atau ketika kita tanyakan padanya apa saja organ tubuh manusia, Ai akan menjawab dengan runtut dan jelas. Yah, begitulah Ai, anak yang jelas di mata kita semua terlihat sempurna. 

Namun, ternyata Ai tidak memiliki kehidupan sesempurna hasil belajarnya. Dari dulu Ai sangat menyukai tarian, dia sangat suka ketika melihat teman-temannya dapat menari tradisional dengan lenggak-lenggok yang gemulai, atau dia akan berbinar-binar jika melihat teman-teman yang lain bisa bernyanyi dengan merdu. Sesungguhnya Ai sangat ingin mempelajari hal-hal tersebut dan mendalaminya lewat kursus seperti teman-teman lainnya. Namun, ketika Ai mengutarakan hal tersebut kepada Ibunya, sang Ibu ternyata memberikan jawaban yang menyebabkan kesedihan hatinya. Ibunya menganggap kegiatan tersebut tidak terlalu penting dan menganggap akan mengganggu kegiatan sekolahnya yang sudah sangat padat. Ibunya khawatir jika Ai mengikuti banyak kegiatan diluar jadwal sekolahnya, makan akan menurunkan prestasi belajarnya. 

Jawaban Ibunya tersebut membuat Ai merasa sedih. Ai pun tumbuh menjadi anak yang tidak terasah secara keterampilan diri, hanya kemampuan akademik yang dapat Ai andalkan. Hal itu juga terbawa hingga Ai dewasa. Ai tidak memiliki keterampilan apapun untuk dapat terjun dalam masyarakat.

Tentu saja cerita diatas hanyalah karangan fiksi yang berasal dari kehidupan nyata. Ya, kita masih dapat menemui orang tua yang kerap lebih mementingkan prestasi anak secara akademik yang tertulis dalam angka-angka di buku rapor. Keterampilan diluar akademik sering saja diabaikan. Padahal dari mengasah skill lain yang mungkin saja menjadi bakat, anak bisa menemukan caranya untuk dapat berprestasi. Belajar untuk dapat mengembangkan skill itulah yang akrab dengan kita sebut dengan Pendidikan Luar Sekolah.

Apa itu Pendidikan Luar Sekolah? 

Pendidikan luar sekolah adalah setiap kegiatan belajar membelajarkan, diselenggara-kan luar jalur pendidikan sekolah dengan tujuan untuk membantu peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi diri berupa pengetahuan, sikap, keterampilan, dan aspirasi yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga, masyarakat, lembaga, bangsa, dan negara - Sudjana

Pendidikan luar sekolah dikenal juga sebagai pendidikan non formal, dimana dalam pelaksanaannya pendidikan non formal tidak mengacu pada kebijakan pemerintah atau kurikulum dinas pendidikan terkait. Tujuan dari adanya pendidikan luar sekolah adalah untuk dapat mengembangan kemampuan tambahan yang ada pada diri manusia. Pendidikan non formal sekarang bisa kita temui dalam beragam bentuk di masyarakat, ada yang berbentuk lembaga kursus, atau juga komunitas. 

Apa saja yang bisa dikembangkan dalam pendidikan luar sekolah? Tentu banyak sekali! Pendidikan luar sekolah memang bertujuan untuk dapat mengembangkan kemampuan yang manusia selain dari pendidikan sekolah sehingga kita dengan bebas dapat belajar apa saja yang ada dalam lingkungan masyarakat, bisa juga dengan mengikuti kegiatan kursus tertentu. 

Pentingkah Pendidikan Luar Sekolah?

Di era saat ini, pendidikan luar sekolah sudah tak bisa dianggap sebelah mata lagi. Pendidikan luar sekolah dapat menjangkau pengembangan kemampuan diri. Tentu saja, kemampuan tersebut terkadang tidak dapat kita jumpai dengan mudah di sekolah. 

Pendidikan luar sekolah bermanfaat bagi anak maupun diri sendiri dalam mengembangkan kemampuan diri untuk bekreasi, serta mengembangkan bakat dan minat. Tentu saja hal kemampuan tersebut akan bermanfaat kelak ketika anak telah terjun dimasyarakat. Anak yang memiliki bekal bakat tertentu yang diasah selain dari kemampuan akademiknya akan mudah bertahan dalam hidup selanjutnya. Skill yang terasah dalam pendidikan luar sekolah juga memudahkan anak untuk dapat mencari pekerjaan selanjutnya. Yang mana kita ketahui bersama, saat ini persaingan dalam dunia kerja tidak hanya menuntut kemampuan prestasi akademik yang gemilang, namun juga kemampuan penunjang kerja.

Bicara tentang kemampuan yang dapat mendukung kebutuhan kerja, salah satunya yang sangat dibutuhkan saat ini adalah kemampuan dalam mengoperasikan komputer. Ya, di era millenial ini kemampuan untuk mengoperasikan komputer adalah salah satu kemampuan standar yang wajib dimiliki setiap orang.

Dumet School, Lembaga Pendidikan Luar Sekolah untuk Pengembangan Diri

Salah satu lembaga pendidikan luar sekolah dalam bentuk kursus komputer yang patut di perhitungkan adalah Dumet School. Dumet School merupakan lembaga kursus komputer yang sudah dipercaya dan meluluskan ribuan orang. Dumet School dengan beragam program keahlian yang bisa dipilih untuk mengembangkan kemampuan dalam pengelolaan komputer dan multimedia. 

Dumet School hadir karena meyakini bahwa pengembangan diri dalam lingkup pendidikan luar sekolah sangatlah penting, itu juga untuk menunjang kemampuan-kemampuan apa saja yang wajib dimiliki demi menyongsong era digital ini. 

100% Praktik Langsung di Dumet School

Ini dia yang terpenting yang dari pendidikan luar sekolah, Praktik!

Tidak salah lagi, karena tujuan utama dari pendidikan luar sekolah adalah untuk mengembangkan skill, maka praktik adalah kunci utama agar dapat mencapai tujuannya. Dumet School menyelenggarkan sistem pendidikannya dengan 100% langsung praktik. Selain itu ada beberapa keuntungan lain yang bisa didapatkan dari Dumet School. 

Tunggu apalagi? Segera daftarkan diri anda untuk mengembangkan skill di Dumet School!

artikel ini diikutkan lomba blog Dumet School edisi Februari 2019. 

referensi: www.dumetschool.com

Tinggalkan Balasan

Go Top