wisata lamongan

Berlibur ke Maharani Zoo : Destinasi Wisata Keluarga di Kota Lamongan

Kemana nih libur lebaran bersama keluarga?

Selain berkunjung kerumah sanak saudara untuk bersilaturahmi di hari raya, biasanya masyarakat pun memilih untuk menghabiskan waktu berlibur bersama keluarga. Saya pun begitu sih hehehehe…. Tahun ini saya dan keluarga memutuskan untuk merayakan hari istimewa ini di tanah Jawa, setelah pada tahun sebelumnya kami sekeluarga merayakan lebaran di kampung halaman saya, Kota Palembang. 

Merayakan lebaran kali ini cukup rumit bagi saya dan suami karena harus membagi waktu dan berpindah-pindah tempat. Keluarga suami yang notabene asli Gresik memiliki usaha bidang kuliner yang cukup ramai dalam masa-masa libur lebaran, dan orang tua saya menginginkan berlebaran dengan mengunjungi Magetan, kota kecil kampung halaman Bapak. Wah, bingung nih, satu sisi suami harus membantu orang tuanya, dan satu sisi lagi tak ingin mengecewakan mertuanya. Hmmmm….

wisata lamongan

Sebagai solusi, saya dan suami sepakat untuk membagi waktu. Yang jelas keduanya harus dapat! Itu prinsip kami berdua agar semuanya dapat seimbang. Seperti sebuah quote favorit saya tentang pernikahan, “Jika kamu telah menikah, maka banyak keluarga yang harus kamu perhatikan. Be a responsive people

Sebagai solusi, suami merencanakan untuk terlebih dahulu mengantar saya dan orang tua ke Magetan untuk menginap beberapa hari, sedangkan dirinya langsung pulang menuju Gresik. Beberapa hari kemudian suami menjemput kembali ke Magetan untuk membawa kami dan orang tua kembali ke Surabaya. Setelah itu langsung putar kepala ke Gresik untuk bersilaturahmi lebaran. 

Terlihat rumit ya? Namun itulah cara kami untuk dapat merasakan kehangatan bersama-sama dengan orang yang kami sayangi pula. Jadi kepanjangan untuk bercerita tentang keluarga ya. Mari kembali berbagi cerita tentang libur lebaran 1440H ini. 🙂

Tradisi Berwisata di Saat Lebaran

Tradisi berwisata atau dalam bahasa Jawa disebut ngelencer adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan masyarakat ketika hari libur tiba. Ini adalah sebuah momen menikmati waktu-waktu liburan yang hangat bersama keluarga. 

Nah, asyiknya keluarga suami punya tradisi ngelencer ini setelah lebaran tiba. Itung-itung sebagai sarana penyegaran setelah bekerja keras di warungnya selama bulan Ramadan dan waktu lebaran. Tradisi ini hampir setiap tahun, namun sayangnya tahun kemarin tidak terlaksana karena saya dan suami mudik ke Palembang. 

Lalu kemana libur lebaran kita tahun ini? Gunung? Pantai? Dalam menentukan pilihan wisata, kami selalu selalu mempertimbangkan beberapa hal. Apa itu?

wisata lamongan

Apa Pertimbangan Memilih Destinasi Wisata?

Budget yang terjangkau

Fasilitas yang ditawarkan

Jarak tempuh

Lokasi yang strategis

Pilihan kami jatuh pada wisata keluarga Maharani Zoo di Lamongan, Jawa Timur. Pilihan ini jatuh ke Maharani Zoo dengan pertimbangan berwisata dengan dua balita ini. Jadi tujuannya lebih ke menyenangkan anak-anak. 

Berangkat dari Gresik pukul 06.30, kami melaju dengan kecepatan standar dan hampir tanpa kemacetan. Tiba disana ternyata masih pukul 08.15, yang artinya kami kepagian! hehehe, Akhirnya rehat dulu sebelum masuk Maharani Zoo dan goa yang buka pukul 08.30. 

Berwisata ke Maharani Zoo Lamongan

Setelah diinformasikan telah buka, bergegas kami langsung menuju loket untuk membeli tiket. Awalnya kami hanya membeli untuk dewasa sejumlah  6 (enam) orang, saya pikir Royyan masih dihitung free karena masih balita (usia 4 tahun). Di gerbang masuk, petugas menghentikan kami. Ada apa? Ternyata mereka memeriksa Royyan. Ternyata untuk anak, gratis masuk bukan dilihat dari usia, melainkan tinggi badan. Tinggi badan maksimal yang masih boleh gratis adalah dibawah 85 cm. Selebihnya anak dikenakan satu tiket penuh. Royyan pun diukur tinggi badan oleh petugas. Ternyata tinggi badannya sudah hampir 90 cm. Saya baru sadar sesuatu, anak ini udah besar ternyata yaaaa (dalam hati nih bicaranya). Tentu saja, Royyan sudah harus dikenakan  bayar satu tiket penuh.  

Sebagai informasi, harga tiket masuk ke Maharani Zoo dan Goa adalah Rp 70.000. Apabila menginginkan tiket terusan ke Wisata Bahari Lamongan, maka dikenakan tiket Rp 130.000. 

Masuk ke Maharani Zoo, kami langsung disuguhkan kandang-kandang binatang, ada unta, sejenis monyet atau orang utan, kuda nil, gajah, dan masih banyak lagi. Satu hal yang saya sukai dari Maharani Zoo ini adalah meskipun skalanya lebih kecil dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau kebanyakan kebun binatang lainnya, namun Maharani Zoo terlihat sangat bersih dan terawat. Kandang-kandang para binatang pun bersih, tak terlihat para binatang stres. Suara ramai monkey pun terdengar sahut-sahutan bersama teman-temannya. Ribut sekali, namun sangat menyenangkan. 

Sebelum masuk ke area goa Maharani, kami di arahkan untuk terlebih dahulu mengunjungi kandang harimau dan singa. Kandang dua binatang ini agak unik karena kami harus naik beberapa anak tangga terlebih dahulu. Kandang raja hutan diletakkan dibagian bawah, dan para pengunjung diperkenankan melihat dari atas. Kandang pun didesain mirip-mirip dengan hutan atau perkebunan dengan banyak tanaman dan rumput-rumput, sehingga harimau dan singa yang ada didalamnya benar-benar tidak terganggu dengan aktivitas manusia. 

Masuk ke Goa Maharani

wisata lamongan

Goa Maharani termasuk dari bagian Maharani Zoo. Dulu, yang pertama kali terkenal adalah goa ini, sedangkan kebun binatang mini ini dibangun untuk melengkapi wisata goa maharani. Goa Maharani saat ini sudah lebih baik dari pertama kali saya mengunjunginya saat masih anak-anak dulu. Goa ini menyajikan pemandangan indah dengan stalaktit dan stalakmit yang terbentuk alamiah. Berkali-kali saya mengunjungi goa ini, saya selalu kagum dan memuji kekuasaan Allah SWT. 

Bagaimana kondisi didalam goa?

Pertama kali mendengar kata goa, pasti kita terbesit akan kata-kata berikut ini, gelap, panas, licin, serta menakutkan. Tenang saja, ini tidak akan ditemui di Goa Maharani. Goa yang ditemukan pada 6 Agustus 1992 ini sudah disulap sedemikian rupa agar dapat dinikmati oleh pengunjung dengan nyaman. Cahaya warna-warni dari lampu, sejuk dari kipas angin dan pendingin ruangan, serta tangga yang sudah dilengkapi dengan pembatas membuat pengunjung merasa nyaman didalam goa. Tak ada lagi kesan angker dan menakutkan. Pengunjung bisa menikmati keindahan alam didalam goa tanpa merasa takut. Selain itu, juga terdapat penjaga yang senantiasa mengawasi dan standby di pintu masukdan keluar goa. 

wisata lamongan

Mengajak anak mengunjungi Goa Maharani memberikan kesan tersendiri bagi saya. Maklum, ini kali pertama Royyan masuk ke goa. Saya mengira awalnya dia akan ketakutan, dan ternyata tidak sama sekali. Royyan yang digandeng ayahnya nampak sangat terkesan melihat isi dalam goa dan sangat menikmati tiap-tiap cahaya yang dipantulkan oleh lampu-lampu. Proud of you dear

Melihat Batu Alam di Gemstone Gallery

Tidak hanya menyajikan keindahan goa dan pengetahuan tentang binatang, Maharani Zoo juga menyediakan sarana belajar tentang batu-batu alam yang super cantik. Gemstone Gallery namanya, disini kita bisa belajar tentang berbagai fosil dan batuan yang terbentuk secara alami selama ratusan bahkan ribuan tahun. 

wisata lamongan

Setiap batu yang ada memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing.  Ada yang berwarna namun terlihat bening, ada yang berbentuk, ada pula yang asalnya adalah sebuah kayu lalu mengeras menjadi batu. Royyan tidak terlalu antusias di Gemstone Gallery, saya sih wajar ya karena ini lebih ke pengetahuan alam yang tentu saja Royyan belum bisa memahaminya. 

Foto Bersama Burung-burung Cantik

Selesai berkeliling, saya dan suami begitu capek. Kami kemudian mencari tempat duduk agar bisa istirahat sebentar. Kebetulan, Royyan sedang jalan bersama tantenya sehingga kami berdua punya kesempatan untuk duduk sebentar. 

Spot duduk kami tak jauh dari pintu keluar arah ke pasar, tak lama kemudian ada beberapa petugas Maharani Zoo datang membawa beberapa burung cantik. Ternyata didekat kami duduk adalah spot foto bersama burung-burung. Burung cantik ini diletakkan pada sebuah dahan dan ada beberapa petugas yang akan menjaganya. Berapa biaya foto bersama burung? Sebenarnya spot foto bersama burung ini gratis ya, namun didekat spot foto ini memang sengaja diletakkan semacam kotak amal untuk kita bebeas memasukkan sejumlah uang tanpa paksaan nominal. 

Mau foto bersama burung? Sebenarnya saya pengen banget bisa foto bersama burung cantik ini. Namun awalnya saya ngeri melihat cakarnya, kukunya panjang-panjang banget euy! Tapi masa iya kalah sama rasa takut ya? Pastinya disana ada penjaga juga kan? Akhirnya saya memberanikan diri mencoba foto bersama burung. Daan inilah hasilnya….

wisata lamongan

Ini tadi cerita kami menghabiskan libur lebaran bersama keluarga menuju destinasi wisata Maharani Zoo yang ada di Lamongan. Kalau kalian, liburan keluarganya kemana saja nih? Share yuk!

35 thoughts on “Berlibur ke Maharani Zoo : Destinasi Wisata Keluarga di Kota Lamongan

  1. Lowalaaah. Ini salah satu destinasi wisata yg sering dikunjungi saat aku masih TK & MI. Dulu kami mengenalnya dg sebutan Goa Maharani, sekarang udah ada Zoo nya. Hehe. Kapan2 boleh nih dicoba lagi ke sana.

  2. Wah mirip mirip kita Mbak acaranya. Saya dan keluarga Minggu lalu ke kebun binatangnya Yogyakarta, Gembira Loka. Kami juga ada foto sama binatang yang lucu. Anak sampai betah ga mau pulang hehehe

    Salam
    Okti

  3. Wiiiih libur lebarannya seru banget mom, ternyata banyak destinasi wisata yang pas buat keluarga di daerah itu ya..

  4. Wah, seru, ya, berkunjung ke Maharani Zoo. Ada gua dan wisata bahari juga.

    Benar juga quotenya, setelah menikah ada banyak keluarga yang perlu diperhatikan. Trims sharingnya

  5. Aku selama d Jawa Timur belum explore Lamongan nih padahal banyak banget tempat wisata yaa dan Goa Maharani dulu jaman kuliah paling hits buat d kunjungi ternyata bagusss dan children friendly yaaa

  6. Jd ini liburan pas mudik lebaran kmrn ya mbak? Wah di Lamongan ya mbak? Sekarang Lamongan juga makin banyak ya tempat wisata kekiniannya. Moga2 pas mudik ke Jatim bisa mampir Lamongan dan melihat Maharani ini juga.

  7. Aku uda lama pengin wisata ke Gua Maharani, tapi belum kesapaian. Apalagi sekarang uda pindah domisili, makin jarang main ke wisata yang ada di Jawa Timur.

    Serruu ternyata yaa..
    Aku pikir guanya gelap, basah, dan becek.

  8. Iyaa mba di Gembira Lokasi pun dilihat dari tinggi badan, hehe. Bukan lagi usia. Btw aku baru dengar nama tempat wisata ini yaa. Emang indikasi bgt buat anak anak sih bs belajar tentang hewan dan bkin mereka so excited

  9. Ternyata Goa Maharani udah bagus banget ya sekarang, mba.. terakhir kesana waktu masih SMP :’) Kemarin liburan lebaran, ke kediri kampungnya suami, terus balik lagi ke Surabaya, muter-muter di Surabaya Sidoario aja 😂

Tinggalkan Balasan

Go Top