Peran Orang Tua dalam Membangun Kepemimpinan pada Anak

Peran Orang Tua dalam Membangun Kepemimpinan pada Anak

Kepemimpinan merupakan salah satu soft skill yang “wajib” dimiliki oleh setiap manusia. Kepemimpinan atau dapat disebut dengan leadership sendiri adalah kemampuan diri yang dibutuhkan untuk dapat mengambil keputusan secara tepat dan cepat demi tercapainya sebuah tujuan. Setiap manusia dapat memupuk kepemimpinan dalam dirinya sesuai dengan kapabilitas masing-masing. Ini nantinya akan bermanfaat untuk diri sendiri apabila telah terjun dalam dunia kerja. Nah, pemupukan kemampuan kepemimpinan ini dapat dimulai sejak dini dengan peran serta orang tua.

peran orang tua membangun kepemimpinan anak blog mutiara
Sumber: Pixabay.com

Orang tua memiliki peran penting dalam memupuk kemampuan kepemimpinan bagi anak. Ini karena orang tua-lah yang menjadi tempat pertama penanaman nilai-nilai idealisme  bagi anak. Nilai-nilai tersebut dapat berupa nilai primordial atau nilai kepercayaan yang dianut selama bertahun-tahun dan menjadi dasar keyakinan keluarga. Adanya nilai primordial tersebut, dapat menjadi bekal anak jika dikemudian hari mendapatkan lingkungan baru. Orang tua juga berperan untuk menempa leadership dengan menjadi filter untuk dapat membantu anak membedakan perilaku masyarakat yang dapat ditemui anak di lingkungan luar rumah.

Beragam cara dapat ditempuh oleh orang tua untuk dapat memupuk jiwa kepemimpinan pada anak. Salah satunya dengan memberikan kepercayaan pada anak untuk bertanggung jawab atas sebuah kegiatan atau pekerjaan. Tentu saja, pemberian tanggung jawab ini sesuai dengan usia dan kapabilitas anak. Jangan sampai orang tua memberikan tanggung jawab diluar kekuasaan anak. Akan lebih baik jika tanggung jawab yang diberikan berkaitan dengan diri sendiri serta bakat dan minat anak. Ini bisa menjadi tolak ukur bagi anak untuk melatih kepemimpinan bagi diri sendiri.

Lalu, bagaimana jika orang tua terkesan tidak peduli dengan pengembangan jiwa kepemimpinan pada anak? Tentu hukum tanam dan tuai akan berlaku disini. Dalam artian, apa yang orang tua tanamkan pada anak akan terpatri dalam diri anak, mengakar lalu menjadi karakter yang melekat. Jika orang tua seakan-akan tidak peduli terhadap ini, maka kelak di kemudian hari orang tua harus siap dengan adanya nilai-nilai baru yang mengisi dan melekat pada diri anak. Maka jangan salahkan jika nantinya anak kan mudah hanyut dalam pergaulan dan tidak memiliki kemampuan leader yang baik bagi dirinya. Secara tidak langsung, orang tua memberikan contoh kelalaian jiwa kepemimpinan dalam keluarga.

kepemimpinan anak blog mutiara
Sumber: Pixabay.com

Dari buku Mendidik Generasi Z&A karya Sumardinata dkk, bercerita tentang bagaimana anak-anak yang bertanggung jawab pada diri sendiri dimulai dengan menyiapkan peralatan sekolah secara mandiri, belajar di sore hari dengan orang tua yang mendampingi dengan rasa bahagia. Ini mengisyaratkan tentang 3 kunci sukses pendidikan, yaitu kemandirian, kebahagiaan, dan peran serta keluarga. Dari sini anak dapat belajar untuk memimpin dirinya sendiri, tentu dengan peran serta orang tua.

Oleh karena itu, menjadi orang tua tidak hanya memberikan nafkah materi sebagai pemenuhan kehidupan sehari-hari. Namun juga tanggung jawab untuk mendidik anak dengan kemampuan kepemimpinan yang akan bermanfaat bagi kelangsungan generasi berikutnya.

Bagaimana menurut Ayah dan Ibu semua? Silakan komentar dibawah ya!

Tinggalkan Balasan